[Drabble Challenge P-T] Hottest Tabi

Title         :   [Drabble Challenge P-T] Hottest Tabi
Author    :  @adiezrindra
Length    :  Drabbles
Genre      :   Fluff, romance, smut
Cast(s)    :   Tabi (TOP BIGBANG), Bom (Park Bom 2NE1)

Disclaimer :
All publicy recognizable characters, settings, etc are property of their respective owners. The original characters and plot are the property of author of this story.

This story copyright © 2014 adiezrindra, all rights reserved.

Author’s note:

Heungg… writing them is sooo difficult. Maybe this pair is my pain in the ass. But, okaiii… I challenge my self.

I wish this story still can bring smile in your busy day. 😉

PS: Well, because me, and both of them are not in a cutey relationship. So, I warn you to prepare for hot moments of them. Including light smut and mature topics.
Moreover, they aren’t young anymore. :p

PSS: I know there are not a drabble, but I think there aren’t ficlet or vignette. some blogs say there are a double-drabble, and tripple-drabble. So, I called them that too!

Ciao!

.

P – Picture

“Kemarikan!”

Tabi tergelak menatap wajah kesal kekasihnya. Ia berjalan mundur, dengan satu tangan dijunjung tinggi. Jemarinya menggenggam selembar foto. Pada secarik itulah, dua mata Park Bom menghunusnya sengit.

Bibir Bom mengerucut. Dahinya berkerut dengan sepasang iris yang menyipit. Ia mendesis sembari berjalan cepat, berusaha mendekati Tabi. “Kemarikan, Tabi!!”

“Bommie-yaahh! Ini hanya foto!” jawab Tabi sekenanya.

O-oh! Wrong answer! Ia sungguh bosan hidup.

“Masalahnya itu fotoku dengan jagungku, TABIII!!” teriak Bom sebal, sesebal-sebalnya. “Bagaimana kalau Hwang-nim lihat?!”

Tabi tergelak bangga. Tak sadar jika Bom tiba-tiba menyengir. Lantas  sekonyong-konyong melompat ke arahnya. Merengkuhkan dua tangan di lehernya, sementara kaki melingkar di pinggang. Pria itu masih belum tersadar, kala bibir Bom mengecupnya. Menggigit bibir bawahnya.

And here they go.

Tabi membalas. Dua lidah bertarung. Saling mendominasi.

Bom tertawa dalam hati. Satu tangannya diam-diam menjalar menyusuri lengan Tabi. Pelan, foto itu berpindah tangan.

Pertarungan berakhir. Bom berbisik tepat di telinga Tabi. “Gotcha~!

.

Q – Queen

Ckrik! Ckrik!

Cahaya terang dari berbagai penjuru menyorotku. Jepretan kamera berkali-kali terdengar. Memotret dari segala sudut. Sedang aku berbaring di sofa dan menatap wanita di depanku dingin. Ia merangkak di atas tubuhku, tersenyum menggoda. Kami terdiam, sementara mereka di luar scene, membekukan momen.

Ckrik!

“Jadilah pacarku,” katanya seduktif.

Ckrik! Ckrik!

Aku tak menjawabnya, hingga fotografer menyerukan pemotretan telah berakhir. Lekas-lekas aku berdiri dan gagal. Ia telah mencengkam tanganku erat. “Choi Seung Hyun-ssi, kamu belum menjawabku.”

Sial.

Bola mataku berputar –menghindarinya— kala Bom berdiri dan bersandar di kusen pintu keluar. Mengenakan oversized baseball shirt merah dan hot pants, ia melambai ke arahku. Dua sudut bibirku kontan berjingkat.

Wanita di sampingku mendesis, terdengar seperti nenek sihir di cerita Putri Salju. “Siapa itu?”

Tergelak, aku menarik tangan hingga cengkeramannya terlepas. “My Queen. She is my queen in my  own palace.”

Kakiku beranjak, menuju tempatku seharusnya berada. Bom tak berkomentar. Karena pertanyaan tak lagi hal yang penting. Yang terpenting, aku mengecup dahi dan mencuri lembut bibirnya.

.

R – Rendezvous

AON After Party.

Obviously everyone is going wild.

Chae-roo masih berlenggak seduktif ke arah Jiyong-ie, duduk di meja bundar tempat Jiyong dan kawanannya menjadi penikmat, dan mengerling nakal. Sementara Dara menyesap wine, dengan Young Bae merengkuhnya dari belakang. Mingkki berdansa dengan si kembar Kwon. Maknae Bigbang… ia sudah menggaet berapa wanita kali ini?

Akhir yang menyenangkan.

Heumm… aku?

Knock! Knock!

Aku mengetuk pintu di depanku. Satu tangan yang lain meremas secarik kertas lusuh. Lembaran yang kutemukan di tasku sore tadi. Debaran jantungku mulai tak tahu malu. Peluh baru saja terjun dari pelipis. Hey, ini tempat yang benar, kan?

Pintu berdecit lirih. Terbuka, dengan pria berkemeja putih tersenyum menatapku. Tetesan air jatuh dari anak rambutnya. Satu kancing dibiarkannya terbuka. Dua lengan bajunya tergulung hingga siku. Celana jeans panjang dan bertelanjang kaki.

“Congratulation, Bommie,” ucapnya. Suara beratnya meluruhkan tubuhku.

Aku tersenyum. Ia menarikku dalam pelukan. Melingkarkan sebelah lengannya, sementara tangan yang lain menutup pintu. Bibir kami menari. Gairah membahana. Aku tanpa sadar bergerak mundur. Nyaris tak ada jarak antara tubuhku dengan dinding, dan dirinya.

“Kamu bangga padaku?”

Selembar kertas terjatuh ke lantai. Aku melirik sekerjap, lantas kembali menautkan bibirku di telinganya. And you know what, aku pun memiliki malam menyenangkan.

“Tentu saja.”

Meet me. Ritz Carlton 1347. Night for us, love.
-Tabi-

.

S – Sweet

Bagaimana pagi terbaikmu?

Mentari mulai menyelip diri, berlarian dari kisi jendela. Bersemayam di kamar. Aku mengerang malas dan menyelusup di balik selimut, bersembunyi dari mereka dan menuruti kantuk. Atau… setidaknya begitu rencanaku.

Ada yang mengelitik pundakku, menjalar ke bahu, punggung. Lantas tengkuk. Lembut. Menggairahkan. Perlahan. Seakan kulitku adalah appetizer, menggugah selera. Aku melenguh dan bibirnya masih menjelajah.

“Tabiii… stooopp…”

Sejatinya, aku tak tahu aku ingin ia benar-benar berhenti, atau ingin ia berhenti menghujaniku dengan kecupan… dan ‘memakanku’. Dan ia masih menciumiku. Aku memutar, menatapnya sembari mengerlung tubuh. Tatapannya yang dalam dan aku ingin menyelam di dalamnya.

“Kamu lapar? Ayo sarapan,” ajakku.

Aku baru saja mengangkat diri, beranjak dari ranjang, kala ia menarik tubuh telanjangku masuk dalam pelukannya. Lagi.

“Ini aku sedang sarapan,” ucapnya. Membenamkan wajahnya di dadaku.

Oh Tuhan! Jantungku masih muda!

“Sweet. My Bommie is very sweet.” desisnya, mencium tulang selangkaku.

It’s absolutely the best morning ever!

.

T – Travel

“Bommiee…~~~” panggilku –separuh merajuk—, untuk ke sekian kali. Duduk bersila di atas kasurnya, dengan dua tangan memeluk boneka Stitch miliknya. Mataku mengekor geriknya, mengemasi beberapa pakaian ke dalam koper.

Alih-alih menghiraukanku, ia malah mondar-mandir dari lemarinya dan pelipir ranjang. Menata beberapa hot pants. Menyelipkan underwear di antara pakaian, bra… dan… botol-botol yang entah apa isinya.

“Bommie-yaahh…” sekali lagi ku memanggilnya. Kali ini meremas benda biru itu dalam pangkuanku. Aku menatapnya memohon. “Booomm… Bisakah kalau kamu tidak pergi?”

Bom mendesah pelan. Ia menatapku, tak habis pikir. “Tabi, please! ini hanya ke Hongkong…”

“Tapi… nanti aku kangeeeennn…”

“Stop it, Tabi.”

“Boommmiieee~~!! Bagaimana kalau nanti aku lapar? Siapa yang membawakan aku pisang? Nanti yang membereskan baju-bajuku di kamar siapa? Kalau aku lelah bagaimana? SIapa yang memijit pundakku? Siapa yang—”

“Yaaa!! Kamu pikir aku pembantu?!”

Bibirku terkunci. O-oh! Pacarku marah!

Ia menutup koper sekenanya. Lantas beralih memandangku jengkel dengan dua tangan berkacak pinggang. Eheumm… sepertinya bukan pertanda baik…

Aku menutup sebelah mataku, sementara kelopak yang lain separuh mengintip. Harap-harap cemas dengan dua tangan masih mencengkeram boneka. Park Bom always unpredictable. Bisa saja setelah ini aku akan ditemukan babak belur, patah tulang, cedera kepala atau malah… tidak bernyawa. Mari menghitung mundur…

Tiga…

Dua…

Satu…

Bom mengambil boneka Stitch miliknya. Sepertinya takut jika bonekanya rusak di tanganku. Lantas menaiki ranjang. Duduk di pangkuanku, dengan dua kaki diantara tubuhku. Menghadapku. Dekat sekali.

Aku tak tahu apa jantungku masih berdetak, atau sudah meloncat entah ke mana. Napasku tercekat, hilang. Ia menarik tubuhku, hingga dagunya tersangkut di pundakku. Aku bisa membayangkan bibir sensualnya kala ia berbisik tepat di samping telingaku. Dengan suara seraknya yang menggoda.

“Tabi… Kamu tahu aku pun akan rindu padamu, kan?”

Oh my God, how can I resist it?!

.

PSSS
: Are you ready for The Leaders?!

Advertisements

18 thoughts on “[Drabble Challenge P-T] Hottest Tabi

  1. Akhirnyaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa…
    Setelah nunggu lama
    Tapi nggak nyesal nunggu lama, hasilnya fanstastik
    Saiya sukaaaaaaaaaaaa…
    Keren bangeeeeetttt…
    Pilihan kata2nya itu loch…

  2. hhahaha astaga sesuai judul bangetlah hottest tabi :)) si tabi di sini bikin aku gelisah aduh Tuhan toloooooooooooooooooong! adis pasti asik banget waktu bayangin pft secara yakan tabinya gitu loh ohohoho

    • Anuhh.. sesuai tabi nya kan judulnya.. ><
      Tadi maunya aku kasih judul Bingu Tabu, tapi kok isinya hot semua. /facepalm/
      Gelisah? Geli geli basah? /eh/
      Kagak! Kagak asiiikk bikinnya! Apaan, aku bikinnya tersayat2, gegara pair nya bukan guweehh. :'(((
      Ahahaha…

  3. Pertama: aku nungguuuuu banget U-Z punya the leaders… Asap ya dis… ;;) || Kedua: aku suka drabble nya suka banget malah. Hahaha. Gimana kalo dibuat oneshot. Hihihi *ngelunjak* || Ketiga: jangan lama2 untuk yang yg terakhir, soalnya yg ini aja aku lupa. Hahaha.

    • Pertama, aku belum mulai bikin. Kasih ide doongg judulnya apaa.. 😐
      Kedua, thanks yaa.. and I don’t have interest of makin oneshot of them. 😀
      Ketiga… pls pray for my exams, so I can write more. Hehe..
      Thanks for reading kak.

      • hahahah… jiyong yang di pikiranku cuma satu si player yang lovely. biar badboy tapi setianya cuma sama CL. harus itu.

        sayang banget, tapi gak p2… bikin oneshot untuk jiyong aja ya…. *maksa*

        ganbatte adiez vo ur exams x)

  4. KAK ADIIISSSSS~~~ Setelah dpt tag mention aku langsung meluncur kemari and It’s such a… ASDFGHJK.. Openingnya udh bikin tanganku gemeter tau, Kak. Walau scenenya klise, tp fluffnya dapet semua. Intinya, aku selalu suka tulisan kakak. Good job!

  5. hai~ ini saya. hahaha udah lama gak baca” ff-mu xD

    saya harus komen ya? wkwkwk kayaknya gak usah deh, adiez mah udah ciamik tingkat aduhai/? tapi…

    KENAPA YANG ADA TABINYA DI TAG KE SAYA??? *NANGIS BOMBAY PENUH HARAP*

    well, saya bukan termasuk orang yang suka pairing Bigbang x 2ne1, tp ini ff bikin saya terbayang” bommie the luckiest girl ever /?NOOOOOOOOOOOOOOOOO. kan saya jadi ngiri >_> coba lain kali bikin pairingnya sama saya gitu LOL

    • Buahahaahaa.. akhirnya kamu nongol ya zants!
      ADUH! Thanks yaa. Tukisan daku ini banyak kemunduran tauk! :))
      Anuh… itu emang aku tag ke semua. ._.
      Pairing sama kamu? Pairing sama saya aja kaleeek! :p
      Thanks for reading. ^^

      • aku nongol demi kamu #eaaa lol masa? aku gak perhatiin perkembangan tulisan mu. kenapa? iya aku tau kamu tag semua, termasuk saya. ya udah nnti saya pairingin sendiri aja wkwkw

  6. hai kak, remember me?

    they are indeed a hot mess. yang travel itu lho! sweet pas banget buat penutup. nggak melulu hot moment soal mereka berdua tapi ada sweetnya aaaaaaahhh #flailing and btw ini kan usulan aku hahahaha….

    • Hallo. Ofc I remember you, darl.
      Euggh, they always messing my mind with their hot appearance. :p
      Iyaa, itu usulan kami. Semoga kamu puas dgn ceritanya. Apa ceritanya sesuai dgn bayanganmu? 😀
      Thanks for reading.

.:: Leave a Note ::.

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s