Let it Go

Some words maybe fall out without your concern.

Mobilku melaju, nyaris menuju tempat persinggahan. Aku di kursi kemudi, sementara kamu di sampingku masih berceloteh. Sesekali mengernyit, lantas tertawa. Membagi fokus dengan tiga pedal di kakiku.

“Jadi, gimana kabar kakakmu?” tanyamu.

Kendati aku anak pertama dalam keluargaku, aku tahu yang ia maksud. Barang pasti orang di masa lalu. Pria yang pernah aku anggap seperti itu. Pernah, dan mungkin… masih.

Entahlah.

Aku mengedikkan bahu. “Nggak tau.”

Kamu terdiam. Apa yang terkelebat dalam otakmu, aku tak bisa merabanya. Aku mengatakannya, sekali lagi, menegaskan. “Beneran deh, nggak tau.”

Really, I don’t know. Yet I don’t want to know either. Because somehow the pain is still exist. Not that much, but still hurt.

“Kalo misal nih ya dek, dia nikah. Kamu datang?” kejarmu.

Aku terkekeh, sedikit kecut. “Kayaknya iya. Aku udah janji sih dulu.”

Sunyi tak beranjak. Detik melindap, sementara aku menatap jalanan. Aku tak mengerti apa yang harus aku pikirkan, sejatinya. Aku tidak ingin berpikir. Tentangnya, tentang hidupnya. Tentang semuanya. Aku tak ingin berpikir, apapun.

“Sama siapa?” tanyamu, bernada menggoda.

Should you ask it? Can we stop here and you taking a cab? Deal?

Bibirku berjungkat manis kala menjawabnya, “Sama kamu lah, hon. Nanti aku datangnya sama kamu. Kok malah nanya sih kamunya?”

Kamu terkekeh, menggenggam tanganku yang masih mencengkam gigi mobil.

Sembari kamu masih berimajinasi dengan kata ‘misalnya kalau…’ tentang hari itu, aku memilih untuk menata diri.

It’s not that I love him now, it’s just some memories of him still lingering in my mind.

I know I am not healed completely. I’ve tried and still try to...

let it go.

Advertisements

8 thoughts on “Let it Go

  1. Adissss~
    Apa kabar? Lama gak mampir kesini, dan lagi” udah ganti perabotan baru… 😀
    Tau gak? Jadi sebenarnya aku ini lagi mau nyari inspirasi buat ngelancarin otak yg mampet banget buat nulis, tiba” dorongan kuat buat mampir kesini dateng. Dan disinilah aku, baca fiksi ini, dan dapat inspirasi. (beneran ini~)
    Mungkin ini gak penting, tapi tengkyu banget buat tulisannya yang selalu punya diksi yang mantep… 😀

    • halo kak. 🙂
      iya nih, lagi ada waktu ganti perabot. hihii..
      err… ini kan tulisan yg sangat sederhana, kak. ><
      penting nih kak, memotivasi untuk terus menulis.
      sama2 nihh kak. ^^

.:: Leave a Note ::.

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s